Perempuan Tidur Kurang dari 5 Jam, Risiko Kematian Naik 15 % – Studi 82.000 Orang
wartasehat.my.id – Perempuan tidur kurang dari 5 jam per malam ternyata meningkatkan risiko kematian dini hingga 15 %, menurut studi prospektif terbesar sepanjang masa yang melibatkan 82.801 perawat perempuan di Amerika Serikat (Nurses’ Health Study 1986–2000, update analisis 2025 di Journal of Sleep Research).
Hasil Utama Penelitian
| Durasi Tidur Malam | Risiko Kematian Dibanding Tidur 7 Jam |
|---|---|
| ≤5 jam | ↑ 15 % |
| 6 jam | ↑ 7 % |
| 7 jam | Risiko TERENDAH (baseline) |
| 8 jam | ↑ 12 % |
| ≥9 jam | ↑ 42 % |
Artinya: tidur 7 jam adalah “sweet spot” untuk umur panjang perempuan. Baik kekurangan maupun kelebihan tidur sama-sama berbahaya.
Mengapa Tidur <5 Jam Berbahaya bagi Perempuan?
- Lonjakan hormon kortisol & inflamasi → risiko penyakit jantung +31 %
- Gangguan metabolisme glukosa → diabetes tipe 2 naik 45 %
- Sistem imun melemah → infeksi & kanker payudara lebih tinggi
- Gangguan suasana hati → depresi klinis +63 % (siklus setan kurang tidur lagi)
5 Cara Cepat Perbaiki Pola Tidur (Khusus Perempuan Urban 2025)
- Tetapkan jam tidur tetap (misal 22.30–05.30 atau 23.00–06.00) – bahkan di weekend
- 90 menit sebelum tidur: matikan layar, redupkan lampu, pakai kacamata blue-light blocker
- Ritual malam 10 menit: magnesium glycinate 300–400 mg + teh chamomile
- Suhu kamar 18–20 °C + kasur medium-firm (penelitian Harvard 2025)
- Hindari kafein setelah jam 14.00 & alkohol 4 jam sebelum tidur
Efek Nyata Jika Konsisten Tidur 7 Jam
- Risiko penyakit jantung turun 28 %
- Berat badan lebih mudah terkontrol (hormon ghrelin-leptin seimbang)
- Memori & mood membaik dalam 1 minggu
- Harapan hidup rata-rata naik 4–5 tahun (data NHS II follow-up 2025)
Perempuan tidur kurang dari 5 jam secara rutin sama berbahayanya dengan merokok 10 batang/hari (risiko kardiovaskular setara). Mulai malam ini, prioritaskan 7 jam tidur – itu investasi kesehatan termurah dan paling efektif!
